Kabar dari Poliklinik

Penulis: Reza Natalia

Di suatu pagi menjelang siang, terdengar suara derit kunci yang mengarah ke kamarku. Benar saja, pintu kamarku dibuka oleh Bu Nia, seorang pegawai lapas tempat aku dibina. Bu Nia memanggil namaku dan memintaku untuk turun ke poliklinik guna menemui Dokter Windi.

Setibanya di Poliklinik, aku bertemu dengan Dokter Windi. Aku pun bertanya, “Izin, Bu, ada apa saya dipanggil?” Dokter Windi menjawab, “Benar, Ayah kamu sedang sakit, Nak?” “Benar, Bu,” sahutku.

Lalu, Dokter Windi dengan suara lembut menyampaikan kabar bahwa Ayahku yang sedang sakit telah meninggal dunia. Saat itu, aku diizinkan untuk menelepon dan melihat proses pemakaman Ayahku.

Komentar
Silakan login untuk menulis komentar.
Belum ada komentar.