Maafkan Aku, Anakku

Penulis: Suryani Sriningsih

Bagaimana perasaanmu, Nak? Maafkan aku, seorang Ibu yang tak bisa memegang tanganmu. Maafkan aku, karena tak bisa berada di sisimu saat mimpi buruk membuatmu terjaga. Aku ingin sekali menjelaskan ketika engkau bertanya, “Mengapa aku hidup tanpa Ibu?” Aku ingin menenangkan jiwamu, tetapi aku hanyalah ibu yang tidak sempurna. Aku tidak mampu selalu melindungimu dari dekat. Aku bahkan tidak tahu bagaimana mengobati lukamu ketika engkau terjatuh. Namun, Tuhan Maha Kuasa. Dia membekalimu dengan kekuatan dan doa dariku.

Tubuhku memang tidak bersamamu, tetapi jiwaku tumbuh bersamamu. Aku ada di setiap langkah yang kau ambil, meski tidak terlihat. Setiap helaan nafasku, selalu terselip harapan agar hidupmu dipenuhi cahaya dan keberanian. Tunggulah aku, wahai malaikat kecilku. Walau kita terpisah, jangan biarkan luka itu mematahkan semangatmu. Sakit karena jarak ini akan menjadi penguat hatimu, sebagaimana aku menguatkan hatiku di sini.

Tidak banyak yang kuharapkan darimu, selain satu hal: tetaplah menggantikan peran Ayahmu. Seorang Ayah sejati tidak akan pernah pergi meninggalkan anaknya, bahkan sampai akhir hidupnya begitu pula aku, yang akan selalu mencintaimu tanpa batas.

Komentar
Silakan login untuk menulis komentar.
Belum ada komentar.