Melepas dengan Ikhlas

Penulis: Hermaya Jayanti

Saya Hermajaya Jayanti, Ibu dari dua orang anak yang menjadi penguat hati. Tidak usah bertanya suami, karena entah sejak kapan, dia menghilang bak ditelan bumi. Tanpa aba-aba, tanpa sempat berpamitan, dia pergi meninggalkan kami yang awalnya terkurung sepi, hingga tidak lagi memikirkannya saat ini. Kepergiannya menjadi pukulan bagi saya, yang harus menerima realita bahwa tanggung jawab memberi nafkah, pindah ke pundak. Tanggung jawab yang begitu besar, yang membuat saya gelap mata, menghalalkan jalan yang tidak seharusnya saya lakukan, hanya demi sesuap nasi, demi memenuhi kebutuhan keluarga.

Tahun lalu, tepatnya pada 05 Mei 2024, saya harus pasrah ketika pihak kepolisian menangkap saya karena kasus penjualan narkoba. Tidak butuh waktu lama, hukuman dijatuhkan oleh hakim, yang memutuskan masa penahanan selama tujuh tahun enam bulan. Nafas sempat tercekat, rentang waktu itu tentu bukan hal yang sebentar untuk seorang Ibu dan Anak-anaknya. Saya berusaha menguatkan diri, saya memang salah, tetapi itu semata saya lakukan agar anak saya bisa sama dengan anak lainnya.

Waktu demi waktu berlalu, membawa saya pada pembelajaran paling berat sekaligus melegakan, yaitu ikhlas. Saya serahkan ini semua pada Allah SWT. yang memiliki sebaik-baiknya rencana indah. Saat ini, satu tahun tiga bulan telah terlewati, saya selalu menanti waktu keluar dari sini dan berkumpul dengan anak-anak saya lagi. Tetap semangat dan jangan menyerah, karena waktu kita masih panjang.

 

Komentar
Silakan login untuk menulis komentar.
Belum ada komentar.